بِسْمِ اللّهِ
الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt, yang masih
menaungi kita dengan nikmat iman dan islam. Salawat juga teriring salam
senantiasa kita curahkan kepada nabi kita, nabi akhir zaman, yaitu Nabi
Muhammad SAW. Semoga kita
selalu dan senantiasa menghidupi sunnah-sunnahnya hingga akhir hayat kita
kelak, aamiin.
Teman-teman sekalian yang berbahagia. Semoga keselamatan selalu Allah
limpahkan kepada kita dalam menjalankan aktivitas sehari-hari kita. Dari
beberapa tulisan tentang doa sebelumnya, saya banyak menyeru agar kita berdoa
kepada Allah Swt. Memang benar doa
adalah sesuatu yang menakjubkan bagi orang-orang yang yakin terhadap keajaiban
Allah Swt. Dengan berdoa apa
yang tidak bisa pasti jadi bisa, asal kita pecaya atas doa yang kita panjatkan.
Dalam sebuah hadis qudsi yang di riwayatkan oleh Al Bukhori dan Muslim yang
artinya:
Diriwayatkan dari Abu Hurairah R.a, Rasulullah SAW pernah bersabda:
Allah Ta’ala berfirman, “Aku sesuai prasangka hamba-Ku
kepada-Ku, dan Aku akan bersamanya selama ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku
dalam dirinya maka Aku akan mengingatnya dalam diri-Ku, jika ia mengingat-Ku
dalam sekumpulan orang maka Aku akan mengingatnya dalam sekumpulan yang lebih
baik dan lebih bagus darinya…. ” (HR. Bukhari & Muslim)
Dari redaksi hadis di atas, Allah menyeru kepada kita agar bersikap optimis
dalam setiap aktivitas, termasuklah dalam berdoa kepada-Nya. Apabila kita
percaya akan setiap doa kita Allah jawab, pasti akan terjawab. Namun jika kita
berfikir bahwa tidak akan terkabul, maka yang akan terjadi tidak ada pengabulan
doa yang kita panjatkan. Tapi mohon diingat teman-teman sekalian, Allah pasti
mengijabah setiap doa yang dipanjatkan hamba-Nya. Oleh sebab itu mari kita
selalu yakin bahwa Allah pasti menjawab setiap doa yang kita panjatkan.
Teman-teman rahimakumullah. Banyak ayat yang
berbicara mengenai Allah pasti akan mengabulkan setiap permohonan, seperti
Q.S.2:186, Q.S.8:9, dan Q.S.40:60. Jadi mulai saat ini tanamkan bahwa Allah
selalu mendengar keluhan-keluhan hamba-Nya.
Ketika kita percaya akan keajaiban Allah Swt, apapun
bisa terjadi. Seperti Nabi Ibrahim a.s yang tidak terbakar oleh api, berkat doa
dan keyakinannya kepada Allah. Layaknya seperti kisah Nabi Zakariyah a.s, yang
tak pernah putus berdoa kepada Allah meski istrinya telah divonis mandul akan
tetapi ketika Allah berkehendak, lahirlah seorang anak yang bernama Yahya yang
sangat salih. Apakah hanya pada nabi saja itu dapat terjadi? Tidak kawan,
karena dalam redaksi ayat Q.S. 2:186, sapaan Allah bukan untuk nabi tapi untuk
hamba-hamba-Nya.
Tapi ingat teman-temanku yang insyaallah senantiasa dirahmati Allah Swt. tidak setiap doa
itu sesuai dengan yang kita harapkan. Allah mengabulkan doa hamba-Nya itu
sesuai keperluanya bukan sesuai keinginan hamba-Nya. Ada 3 cara Allah Swt mengabulkan doa
kita, antaralain;
1. Langsung Allah Swt kabulkan sesuai dengan apa yang kita pintakan.
2. Tidak dilangsungkan namun ditangguhkan ketika kita sudah siap.
3. Tidak dijawab sesuai permintaan, tetapi diganti dengan yang lebih baik
dari permintaan kita.
Jadi teman-teman sekalian jangan pernah berprasanka bahwa Allah tidak
mengabulkan doa kita. Bermuhasabahlah, terkadang Allah Swt sudah
menjawab doa kita, namun kita tidak menyadarinya.
Mungkin hanya itu yang dapat saya share pada kesempatan kali ini. Semoga
yang singkat ini bermanfaat bagi diri saya dan teman-teman sekalian. Semoga
juga, Allah selalu limpahkan karunianya kepada kita semua dan keberkahanya.
Kurang lebihnya saya mohon maaf. Kekurangan datang dari diri saya pribadi,
kebenaran datangnya dari Allah. Billahitaufiq wal hidayah
والله أعلمُ بالـصـواب
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ
وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Tidak ada komentar:
Posting Komentar