بِسْمِ اللّهِ
الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ
Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Allah Swt, yang
masih menaungi kita dengan nikmat iman dan islam. Salawat juga teriring salam
senantiasa kita curahkan kepada nabi kita, nabi akhir zaman, yaitu Nabi
Muhammad SAW. Semoga kita selalu dan senantiasa menghidupi
sunnah-sunnahnya hingga akhir hayat kita kelak, aamiin.
Teman-teman
sekalian yang berbahagia. Semoga keselamatan selalu Allah limpahkan kepada kita
dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Masa depan manusia adalah hal yang belum
pasti. Bagaimana bisa pasti? Kita tidak mengetahui apa yang akan terjadi ke depan
nanti. Apakah menjadi berhasil ataukah menjadi gagal itu masih menjadi misteri
di tangan-Nya yang Maha Kuasa.
Sebagai
manusia yang normal, pasti mengkhawatirkan akan masa depan. Sebagimana Allah Swt
berfirman yang artinya:
“Dan Kami pasti akan menguji kamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.” Q.S:2:155.
Memang
masa depan Allah rahasiakan kepada kita agar kita tidak hanya bersantai-santai,
akan tetapi serius dalam mengejarnya. Andai masa depan adalah hal yang pasti,
mungkin kita hanya pasrah kepada nasib dan sangat mudah berputus asa. Oleh
sebab itulah Allah merahasiakan masa depan kepada kita, baik itu hal karier
kita ke depan nanti atau jodoh kita dan umur kita. Itu semua Allah rahasiakan
agar Ia melihat siapa hamba-hamba-Nya yang terbaik.
Allah Swt
berfirman dalam Alquran surah Al Mulk pada ayat yang ke-2:
“Allah
menciptakan mati dan hidup, untuk menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih
baik amalnya. Dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” Q.S.67:2.
Jadi
dari ayat di atas, kita mengetahui bahwa hidup ini adalah ujian yang Allah
berikan kepada kita agar Allah melihat siapa di antara hamba-hambanya yang terbaik
amalnya. Yang terbaik amalnya bukan hanya kepada Allah saja, namu juga baik
amalnya kepada sesama manusia.
Teman-teman
rahimakumullah, kesuksesan akan mudah diraih apabila kita senantiasa bersama
Allah Swt dalam setiap aktivitas kita. Allah lah sumber dari kebahagian
dan kesuksesan. Jadi jika ingin hidup sukses, masa depan yang cemerlang dan
mudah dalam menjalaninya maka dekatlah selalu kepada sang pemilik kehidupan,
pemilik kesuksesan, dan pemilik kebahagiaan. Semua itu hanya milik Allah Swt.
Dekat
dengan Allah itu sangat teramat indah, ketika kita mendengar azan dan kita
mampu melangkahkan kaki kita ke rumah-Nya walau jauh itulah kenikmatan yang
tiada tara. Ketika wajah yang mulia ini kita hinakan dalam sujud untuk menyembah-Nya,
itu juga keindahan yang tiada tara. Ketika semua masalah kehidupan yang tidak
pasti kita adukan dalam doa bermohon kepada-Nya itu pun keindahan yang tiada
tara. Jadi dekat lah selalu kepada Allah Swt.
Ingatlah
selalu teman. Masa depan akhir kita adalah akhirat, kehidupan yang sebenar-benarnya.
Allah Swt berfirman dalam Q.S.28:77 yang artinya:
“Dan carilah
pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat,
dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat
baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan
janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak
menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.”
Allah
menginginkan kita mencari kehidupan akhirat tapi tidak lupa dengan kehidupan
dunia kita. Jadi intinya adalah, jika kita ingin mengejar masa depan yang lebih
baik, itu boleh, tetapi orientasikan semua kepada akhirat. Tanyakan kepada diri
sendiri, apakah yang saya dapatkan di akhirat kelak ketika saya mengejar masa
depan saya? Apakah ini baik atau tidak untuk dunia dan akhirat saya? Itu harus
menjadi renungan dalam pada saat kita mengejar kesuksesan dunia. Semoga kita
termasuk orang-orang yang di mudahkan dalam menggapai mana depan yang cemerlang
di dunia dan di akhirat. Seperti doa yang sering Nabi SAW bacakan:
“Ya Tuhan kami,
berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami
dari azab api neraka.” Q.S.2:201.
Semoga yang singkat ini bermanfaat untuk saya dan teman-teman
sekalian. Kurang lebihnya mohon maaf. Kesalahan datang dari pribadi saya dan
kebenaran milik Allah Swt sepenuhnya. والله أعلمُ
بالـصـواب
Billahitaufiq
walhidayah.
وَ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ
وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Tidak ada komentar:
Posting Komentar